Skenario pembelajaran mikrometer sekrup dan neraca Ohauss

Skenario Pembelajaran mikrometer sekrup dan neraca Ohauss

Pendahuluan

A. Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam dan memeriksa kehadiaran siswa.
B. Siswa diberi pertanyaan sebagai apersepsi pembelajaran yaitu sebagai berikut:

1. Alat ukur apa yang digunakan untuk mengukur besaran panjang selain mistar dan jangka sorong?
2. Alat ukur apa yang digunakan untuk mengukur besaran massa?

C. Guru memperlihatkan pada siswa alat ukur berupa micrometer sekrup dan nerara Ohauss, kemudian mengajukan pertanyaan untuk menggali konsepsi awal siswa tentang alat tersebut:

1. Bagaimanakah cara kerja dari micrometer sekrup?
2. Bagaimanakah cara penggunaan dari neraca Ohauss?

D. Siswa diberi informasi bahwa untuk mengetahui jawaban yang benar dari kedua pertanyaan diatas, kalian harus menyimak penjelasan yang akan disampaikan guru.
E. Siswa diberi tahu tentang materi yang akan dibahas yaitu micrometer sekrup dan neraca Ohauss dan kompetensi yang diharapkan setelah pembelajaran ini selesai.

Kegiatan Inti

A. Siswa menyimak penjelasan dari guru tentang bagian-bagian dan prinsip kerja dari micrometer sekrup yaitu sebagai berikut:
Mikrometer sekrup memiliki bagian-bagian yaitu sebagai berikut:

Mikrometer sekrup

Prinsip kerja dari mikrometer yaitu dengan memutar nonius. Jika nonius ini diputar satu putaran penuh maka rahang geser bergeser sebesar 0.5 mm. Nonius dibuat menjadi 50 skala yang sama. Jadi jika nonius diputar satu skala maka rahang geser bergeser sejauh 0.01 mm. Angka ini merupakan ketelitian dari micrometer sekrup.

Cara membaca hasil pengukuran micrometer sekrup yaitu sebagai berikut:
  • Tentukan hasil pembacaan pada skala utama
  • Jika berlebih, tentukan kelebihannya dengan menggunakan nonius. Yaitu dengan cara menentukan skala nonius yang berimpit dengan garis tengah pada skala utama
A. Siswa diberikan contoh soal untuk lebih memahami cara kerja dan pembacaan micrometer sekrup
B. Siswa diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan tentang micrometer sekrup
C. Guru melanjutkan pembelajaran dengan menjelaskan cara penggunaan dan pembacaan hasil ukur pada neraca tiga lengan, yaitu sebagai berikut:

Neraca tiga lengan memiliki tiga lengan. Tiap lengan memiliki jarak skala yang berbeda. Yang pertama lengan bagian depan memiliki jarak skala 1 gram, lengan kedua yaitu lengan dibagian tengah yang memiliki jarak skala 100 gram dan lengan ketiga yaitu lengan bagian belakang yang memiliki jarak skala 10 gram. Cara penggunaan dari neraca ini adalah pertama geser terlebih dahulu lengan yang memiliki skala yang paling besar (lengan kedua), kemudian jika hasilnya belum seimbang (berlebih) maka geser lengan bagian belakang. Jika dengan menggeser lengan ketiga ini tetap hasilnya belum seimbang, maka langkah terakhir adalah menggeser lengan pertama. Hasil pengukuran dapat diperoleh jika sudah terjadi kesetimabangan. Cara pengukurannya yaitu menjumlahkan hasil pada maing-masing lengan.

D. Siswa diberikan contoh soal untuk lebih memahami cara kerja dan pembacaan neraca tiga lengan

Penutup

A. Siswa diberikan kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap seluruh proses pembelajaran yang telah dilakukan
B. Siswa diberi informasi tentang materi pelajaran yang akan dibahas pada pembelajaran selanjutnya yaitu tentang angka penting
C. Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam.

Skenario pembelajaran mikrometer sekrup dan neraca Ohauss Skenario pembelajaran mikrometer sekrup dan neraca Ohauss Reviewed by Johan Akhmadin on Monday, August 31, 2015 Rating: 5
Powered by Blogger.